Integrasi Antarmoda Stasiun Setiabudi

Transjakarta Koridor 1, 4C, 6M, 9C, T11, S21, BW4, GR1
Metromini P15 dan S640
APB JP03A
PPD 210, 213, P43, AC10, AC11, AC15, P43, AC17, AC78, ACB02, dan APTB08
Kopaja P19, S13, DAN S602
Mayasari Bakti P16, P50, P51, AC35, AC50, AC52, AC61, AC62, AC70, dan AC133
Bianglala AC44, AC102, dan C100B
Steady Safe AC46 dan AC86
Himpurna P64, P72, P77, dan P94
KWK T20
Jasa Utama P125
Tasima P153
DSU P157
ARH AC139
MB APTB07 dan APTB13
SJML APRB11



Deskripsi dan Fitur Stasiun Setiabudi

Stasiun Setiabudi adalah stasiun bawah tanah keempat yang terletak di kawasan bisnis Sudirman ini dikemas dengan konsep elegan dan bernuansa ketenangan serta dominasi warna putih, keemasan, dan coklat. Memiliki panjang 200 meter dan lebar 19.4 meter, Stasiun Setiabudi menyediakan empat buat pintu masuk menuju area concourse yang terdiri empat unit tangga, dua unit eskalator, dan dua unit lift. Dari area concourse, penumpang dapat menggunakan dua unit tangga, dua unit eskalator, dan satu unit lift/elevator untuk menuju area peron penumpang.

Eksterior:
  • Dinding kaca dengan struktur kolom yang miring menyiratkan karakter pergerakan manusia dengan merepresentasikan ruang transisi publik.
  • Dilengkapi dengan eskalator dan tangga serta berpenutup untuk menghindari terik matahari dan hujan.
  • Celah antara dinding kaca berfungsi sebagai ventilasi udara dan perlindungan terhadap cuaca.
  • Motif berpola di langit-langit akan dipantulkan ke lantai oleh pencahayaan lampu.
  • Desain Cooling Tower dan Ventilation Tower yang menggunakan dinding alumunium dengan aksen garis horizontal, menyesuaikan dengan konteks lingkungan sekitarnya.
  • Lokasi berada di area pejalan kaki jalan raya, dengan tinggi yang memperhitungkan keamanan dari genangan air pada musim hujan.
  • Dilengkapi dengan rolling door sebagai fungsi perlindungan dari banjir.
Interior:
  • Pada bagian lantai, akan menggunakan dua dominasi warna yaitu coklat dan gradasinya untuk menciptakan suasana tenang. Penggunaan dua warna ini juga menunjukkan perbedaan area bergerak dan menunggu bagi penumpang.
  • Pendingin ruangan dan beberapa area duduk akan tersedia demi kenyamanan pengguna.
  • Sebuah lantai concourse disediakan khusus untuk area fasilitas umum dan retail. Fasum meliputi toilet untuk pria/wanita/difabel, ruang menyusui, lift bagi difabel. Area retail akan mewadahi atm center, toko serba ada, dan lain-lain.
  • Area menunggu kereta bagi penumpang dibuat nyaman dan aman, dibatasi pagar akrilik berpintu otomatis (platform screen door/PSD). Lampu-lampu penanda terletak tepat di muka PSD sehingga mudah dilihat
  • Setiap stasiun akan memiliki tangga khusus sebagai jalur evakuasi