Jadwal Kereta Rajabasa
Daftar jadwal yang cocok dengan nama atau nomor kereta.
Mengenal Kereta Rajabasa
Kereta Rajabasa adalah salah satu layanan kereta api penting di Pulau Sumatera. Kereta ini melayani perjalanan antara Stasiun Kertapati di Palembang, Sumatera Selatan, dan Stasiun Tanjung Karang di Bandar Lampung, Lampung. Bagi masyarakat Sumatera Selatan dan Lampung, KA Rajabasa menjadi pilihan transportasi jarak menengah yang membantu mobilitas antarkota tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kendaraan pribadi atau bus.
Nama Rajabasa sendiri sangat identik dengan Lampung. Rajabasa dikenal sebagai nama kawasan di Bandar Lampung dan juga nama gunung yang menjadi salah satu ikon geografis di provinsi tersebut. Penggunaan nama ini membuat KA Rajabasa terasa kuat secara identitas lokal, terutama karena relasinya memang menghubungkan Palembang dan Bandar Lampung.
Secara umum, KA Rajabasa merupakan kereta ekonomi yang berada di wilayah layanan KAI Divre IV Tanjungkarang. Informasi publik tentang KA Rajabasa mencatat bahwa kereta ini melayani relasi Tanjungkarang–Kertapati dengan jarak sekitar 389 km dan waktu tempuh rata-rata sekitar 9 jam lebih.
Bagi pembaca Kereta.id, Kereta Rajabasa menarik karena menjadi salah satu contoh layanan kereta antarkota penting di Sumatera. Jika di Pulau Jawa banyak orang mengenal kereta jarak jauh seperti Argo, Mutiara, atau ekonomi lintas kota besar, di Sumatera bagian selatan KA Rajabasa punya peran besar sebagai penghubung dua kota utama: Palembang dan Bandar Lampung.
Artikel ini dibuat tanpa tarif agar lebih evergreen. Tarif kereta dapat berubah mengikuti kebijakan operator, periode perjalanan, dan sistem pembayaran. Namun, informasi tentang rute, stasiun penting, cara cek jadwal, fasilitas umum, dan tips naik KA Rajabasa tetap relevan untuk jangka panjang.
Rute Kereta Rajabasa
Rute utama Kereta Rajabasa adalah Kertapati–Tanjung Karang dan sebaliknya. Stasiun Kertapati berada di wilayah Palembang, sedangkan Stasiun Tanjung Karang berada di Bandar Lampung. Rute ini menghubungkan dua provinsi besar di Sumatera bagian selatan, yaitu Sumatera Selatan dan Lampung.
Dalam perjalanan dari Kertapati menuju Tanjung Karang, KA Rajabasa melewati berbagai stasiun penting seperti Prabumulih, Peninjawan, Baturaja, Martapura, Way Tuba, Blambangan Umpu, Kotabumi, Bekri, Tegineneng, Labuan Ratu, hingga Tanjung Karang. Beberapa sumber jadwal juga mencatat pemberhentian tambahan seperti Payakabung, Sulusuban, Rejo Sari, dan beberapa stasiun lain sesuai pola perjalanan yang berlaku.
Rute ini sangat berguna bagi penumpang yang ingin bepergian antara Palembang dan Lampung dengan perjalanan darat berbasis rel. Dibanding menyetir sendiri, naik kereta bisa menjadi pilihan yang lebih santai karena penumpang dapat duduk, beristirahat, membaca, mendengarkan musik, atau menikmati perjalanan tanpa harus menghadapi jalan raya sepanjang waktu.
KA Rajabasa juga penting bagi penumpang dari kota-kota antara. Misalnya, penumpang dari Baturaja dapat bepergian menuju Palembang atau Bandar Lampung. Penumpang dari Kotabumi dapat menuju Tanjung Karang atau Kertapati. Dengan demikian, KA Rajabasa bukan hanya melayani dua kota besar di ujung rute, tetapi juga membantu mobilitas masyarakat di banyak daerah sepanjang lintas Sumatera Selatan–Lampung.
Stasiun-Stasiun Penting di Jalur Kereta Rajabasa
Stasiun Kertapati
Stasiun Kertapati adalah titik utama KA Rajabasa di Palembang. Stasiun ini menjadi salah satu gerbang kereta penting di Sumatera Selatan. Bagi penumpang dari Kota Palembang dan sekitarnya, Kertapati menjadi titik keberangkatan menuju Lampung maupun titik kedatangan dari arah Tanjung Karang.
Setelah tiba di Stasiun Kertapati, penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke pusat Kota Palembang, kawasan Seberang Ulu, Jembatan Ampera, terminal, hotel, atau tujuan lain menggunakan transportasi lanjutan. Karena Palembang merupakan kota besar, sebaiknya penumpang menyiapkan rute lanjutan dari stasiun agar perjalanan lebih efisien.
Stasiun Prabumulih
Stasiun Prabumulih adalah salah satu stasiun penting di Sumatera Selatan. Kota Prabumulih dikenal sebagai daerah yang strategis di jalur transportasi Sumatera Selatan. Bagi masyarakat Prabumulih, KA Rajabasa dapat menjadi pilihan perjalanan menuju Palembang, Baturaja, Kotabumi, atau Bandar Lampung.
Stasiun Baturaja
Stasiun Baturaja melayani wilayah Ogan Komering Ulu dan sekitarnya. Baturaja merupakan salah satu kota penting di jalur KA Rajabasa. Penumpang dari Baturaja dapat memanfaatkan kereta ini untuk perjalanan ke arah Palembang maupun Lampung.
Stasiun Martapura
Stasiun Martapura juga menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan KA Rajabasa. Kawasan ini berada di jalur antara Baturaja dan wilayah Lampung bagian utara. Bagi penumpang lokal, keberadaan pemberhentian di Martapura membantu akses perjalanan antarkota dengan lebih praktis.
Stasiun Blambangan Umpu
Stasiun Blambangan Umpu berada di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Stasiun ini penting bagi masyarakat Way Kanan yang ingin bepergian ke arah Bandar Lampung atau Palembang. Karena tidak semua wilayah di Sumatera memiliki akses kereta seluas Pulau Jawa, stasiun seperti Blambangan Umpu memiliki nilai strategis bagi masyarakat sekitar.
Stasiun Kotabumi
Stasiun Kotabumi merupakan salah satu stasiun utama di Lampung bagian utara. Banyak penumpang dari Kotabumi menggunakan KA Rajabasa untuk menuju Bandar Lampung atau Palembang. Stasiun ini menjadi salah satu titik yang cukup dikenal dalam perjalanan kereta Sumatera bagian selatan.
Stasiun Tanjung Karang
Stasiun Tanjung Karang adalah titik utama KA Rajabasa di Bandar Lampung. Stasiun ini menjadi salah satu stasiun terbesar dan terpenting di Lampung. Dari Tanjung Karang, penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke pusat kota, Rajabasa, Teluk Betung, Pelabuhan Bakauheni, kawasan wisata Lampung, atau wilayah lain menggunakan transportasi darat.
Bagi penumpang dari Palembang yang ingin menuju Bandar Lampung, Stasiun Tanjung Karang menjadi titik kedatangan paling penting. Lokasinya yang berada di kota besar membuat akses transportasi lanjutan relatif lebih mudah dibanding stasiun kecil.
Jadwal Kereta Rajabasa
Kereta Rajabasa dikenal memiliki perjalanan reguler antara Kertapati dan Tanjung Karang. Informasi terkait GAPEKA 2025 menyebut KA Rajabasa berangkat dari Tanjungkarang pukul 08.30 dan tiba di Kertapati pukul 17.50, sementara dari Kertapati berangkat pukul 08.30 dan tiba di Tanjungkarang pukul 18.15.
Namun, artikel ini tidak menjadikan jam tersebut sebagai informasi utama agar kontennya tetap evergreen. Jadwal kereta dapat berubah karena perubahan grafik perjalanan, kondisi operasional, penyesuaian rangkaian, masa liburan, atau kebijakan KAI. Karena itu, calon penumpang sebaiknya selalu mengecek jadwal terbaru sebelum berangkat.
Untuk mengecek jadwal KA Rajabasa, penumpang dapat menggunakan:
- Aplikasi Access by KAI.
- Website resmi KAI.
- Loket stasiun.
- Kanal pemesanan tiket resmi.
- Informasi langsung dari petugas stasiun.
Saat mencari jadwal, pastikan stasiun asal dan tujuan sudah benar. Misalnya Kertapati ke Tanjung Karang, Tanjung Karang ke Kertapati, Baturaja ke Tanjung Karang, atau Kotabumi ke Kertapati. Jangan hanya mencari nama kereta tanpa memastikan arah perjalanan, karena jadwal dan stasiun pemberhentian perlu dicek sesuai tanggal perjalanan.
Fasilitas Kereta Rajabasa
KA Rajabasa dikenal sebagai layanan kereta ekonomi. Informasi publik tentang layanan ini mencatat kelasnya sebagai Ekonomi PSO. Dalam operasional tertentu, rangkaian KA Rajabasa juga pernah ditambah untuk menghadapi masa liburan. Pada Juni–Juli 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang menambah rangkaian KA Rajabasa dari 5 kereta ekonomi menjadi 8 kereta ekonomi untuk meningkatkan kapasitas tempat duduk selama periode libur sekolah.
Secara umum, fasilitas kereta ekonomi jarak jauh meliputi tempat duduk bernomor, pendingin udara atau pengatur sirkulasi udara sesuai rangkaian, toilet, rak bagasi, dan layanan kebersihan. Fasilitas aktual dapat berbeda mengikuti jenis rangkaian dan kebijakan operator.
Karena perjalanan KA Rajabasa memakan waktu cukup panjang, penumpang sebaiknya mempersiapkan kebutuhan pribadi sejak awal. Membawa air minum, makanan ringan, jaket tipis, obat pribadi, power bank, dan hiburan seperti buku atau earphone bisa membuat perjalanan lebih nyaman.
Untuk penumpang yang bepergian bersama anak-anak atau lansia, persiapan ekstra sangat disarankan. Pastikan membawa makanan yang sesuai, obat-obatan pribadi, dan barang bawaan yang mudah dijangkau.
Pengalaman Perjalanan dengan Kereta Rajabasa
Naik Kereta Rajabasa memberikan pengalaman perjalanan khas Sumatera bagian selatan. Rutenya melewati kota, kawasan pedesaan, area hijau, dan berbagai wilayah di Sumatera Selatan serta Lampung. Berbeda dari perjalanan di Pulau Jawa yang banyak melewati kota padat, perjalanan dengan KA Rajabasa sering terasa lebih lapang dan memiliki suasana khas lintas Sumatera.
Bagi penumpang dari Palembang ke Lampung, kereta ini bisa menjadi alternatif perjalanan yang lebih santai. Penumpang tidak perlu menyetir atau berpindah kendaraan berkali-kali. Cukup naik dari stasiun asal, menikmati perjalanan, lalu turun di stasiun tujuan.
Bagi penumpang lokal di stasiun antara, KA Rajabasa juga membantu perjalanan yang lebih fleksibel. Misalnya, masyarakat Kotabumi dapat menuju Bandar Lampung dengan kereta. Penumpang dari Baturaja dapat menuju Palembang atau Lampung sesuai kebutuhan. Fungsi seperti ini membuat KA Rajabasa memiliki nilai sosial yang penting bagi masyarakat sepanjang lintasnya.
Tips Naik Kereta Rajabasa
Agar perjalanan dengan KA Rajabasa lebih nyaman, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
Pertama, cek jadwal terbaru sebelum membeli tiket. Jadwal dapat berubah mengikuti kebijakan operasional dan pembaruan grafik perjalanan.
Kedua, pastikan stasiun asal dan tujuan benar. Jika ingin ke Palembang, pilih tujuan Kertapati. Jika ingin ke Bandar Lampung, pilih tujuan Tanjung Karang. Untuk kota antara, pastikan kereta berhenti di stasiun yang Anda butuhkan.
Ketiga, datang lebih awal ke stasiun. Untuk perjalanan jarak jauh, sebaiknya tiba sekitar 45–60 menit sebelum keberangkatan agar proses boarding lebih tenang.
Keempat, bawa barang secukupnya. Gunakan tas atau koper yang mudah dibawa. Hindari membawa terlalu banyak barang karena akan menyulitkan saat naik dan turun kereta.
Kelima, siapkan bekal perjalanan. Karena waktu tempuh cukup panjang, membawa air minum dan camilan ringan akan sangat membantu.
Keenam, gunakan pakaian yang nyaman. Perjalanan berjam-jam akan lebih enak jika menggunakan pakaian yang tidak terlalu ketat dan membawa jaket tipis.
Ketujuh, perhatikan stasiun tujuan. Jika turun di stasiun antara seperti Baturaja, Blambangan Umpu, atau Kotabumi, pasang pengingat agar tidak terlewat.
Kedelapan, siapkan transportasi lanjutan. Setelah turun di Kertapati atau Tanjung Karang, pastikan sudah tahu cara menuju tujuan akhir, apakah menggunakan jemputan, transportasi online, angkutan lokal, travel, atau kendaraan sewa.
Kereta Rajabasa untuk Perjalanan Palembang–Lampung
Salah satu fungsi utama KA Rajabasa adalah menghubungkan Palembang dan Bandar Lampung. Dua kota ini memiliki hubungan mobilitas yang cukup kuat, baik untuk urusan keluarga, pekerjaan, pendidikan, perdagangan, maupun wisata.
Bagi penumpang dari Palembang yang ingin menuju Lampung, KA Rajabasa menawarkan perjalanan langsung ke Tanjung Karang. Dari sana, perjalanan dapat dilanjutkan ke berbagai wilayah di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, atau bahkan menuju Pelabuhan Bakauheni dengan transportasi lanjutan.
Sebaliknya, bagi penumpang dari Lampung yang ingin menuju Palembang, KA Rajabasa membawa penumpang sampai Stasiun Kertapati. Dari Kertapati, akses ke pusat Kota Palembang dan berbagai kawasan lain dapat dilanjutkan dengan moda darat.
Karena perjalanan ini cukup panjang, KA Rajabasa cocok untuk penumpang yang ingin perjalanan lebih santai dan terjadwal. Jika punya agenda penting, sebaiknya beri waktu cadangan setelah tiba agar tidak terlalu mepet dengan jadwal lanjutan.
Kereta Rajabasa untuk Wisatawan
KA Rajabasa juga menarik untuk wisatawan yang ingin menjelajahi Sumatera bagian selatan. Dari Palembang, wisatawan dapat menuju Lampung dengan kereta lalu melanjutkan perjalanan ke destinasi seperti Bandar Lampung, kawasan pantai, Teluk Betung, atau akses ke Lampung Selatan. Dari Lampung, wisatawan juga dapat menuju Palembang untuk menikmati Sungai Musi, Jembatan Ampera, kuliner pempek, dan berbagai destinasi kota.
Perjalanan kereta memberi pengalaman berbeda dibanding perjalanan jalan raya. Wisatawan bisa melihat suasana lintas Sumatera dari jendela kereta dan menikmati perjalanan yang lebih tenang. Namun, karena waktu tempuh cukup lama, sebaiknya perjalanan wisata direncanakan dengan baik.
Pastikan jadwal pulang sudah dicek sejak awal. Jangan hanya fokus pada perjalanan berangkat, terutama jika itinerary wisata cukup padat atau harus melanjutkan perjalanan dengan kapal, bus, atau pesawat.
Kesimpulan
Kereta Rajabasa adalah layanan kereta ekonomi yang menghubungkan Stasiun Kertapati di Palembang dengan Stasiun Tanjung Karang di Bandar Lampung. Rute ini memiliki jarak sekitar 389 km dan menjadi salah satu layanan penting di wilayah Sumatera bagian selatan.
KA Rajabasa melewati sejumlah stasiun penting seperti Prabumulih, Baturaja, Martapura, Blambangan Umpu, Kotabumi, Bekri, Tegineneng, Labuan Ratu, dan Tanjung Karang sesuai pola perjalanan yang berlaku. Informasi GAPEKA 2025 juga menunjukkan KA Rajabasa tetap menjadi layanan utama antara Tanjungkarang dan Kertapati dengan waktu keberangkatan reguler yang perlu dicek ulang sebelum perjalanan.
Bagi masyarakat Palembang, Lampung, dan kota-kota antara, KA Rajabasa adalah pilihan transportasi yang praktis untuk perjalanan antarkota. Agar perjalanan lebih nyaman, selalu cek jadwal terbaru, pastikan stasiun asal dan tujuan benar, datang lebih awal, bawa perlengkapan secukupnya, dan siapkan transportasi lanjutan dari stasiun tujuan.
FAQ Seputar Kereta Rajabasa
1. Apa itu Kereta Rajabasa?
Kereta Rajabasa adalah kereta api ekonomi yang melayani perjalanan antara Stasiun Kertapati di Palembang dan Stasiun Tanjung Karang di Bandar Lampung.
2. Kereta Rajabasa melayani rute mana?
KA Rajabasa melayani relasi Kertapati–Tanjung Karang dan sebaliknya. Rute ini melewati beberapa stasiun penting seperti Prabumulih, Baturaja, Martapura, Blambangan Umpu, Kotabumi, dan Labuan Ratu sesuai jadwal yang berlaku.
3. Berapa lama perjalanan Kereta Rajabasa?
Waktu tempuh KA Rajabasa rata-rata sekitar 9 jam lebih untuk relasi Tanjungkarang–Kertapati, tetapi durasi aktual dapat berubah mengikuti jadwal dan kondisi operasional.
4. Apakah Kereta Rajabasa berangkat setiap hari?
Informasi publik menyebut KA Rajabasa memiliki perjalanan reguler sekali pergi-pulang per hari, tetapi jadwal aktual tetap perlu dicek melalui kanal resmi sebelum berangkat.
5. Bagaimana cara cek jadwal Kereta Rajabasa terbaru?
Jadwal terbaru dapat dicek melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, loket stasiun, kanal pemesanan tiket resmi, atau informasi langsung dari petugas stasiun.
6. Apakah Kereta Rajabasa cocok untuk perjalanan Palembang–Lampung?
Ya. KA Rajabasa adalah salah satu pilihan transportasi utama untuk perjalanan antara Palembang dan Bandar Lampung melalui jalur kereta.



PESAN KARTU EMONEY CUSTOM
Emoney dicetak mengunakan UV Printing BUKAN menggunakan stiker / garskin
PESAN SEKARANG